Review Of Lip Tint Products

Hi Guys….

Wellcome back to my Blog, Today i will give an my opinion or product review. I will review about lip tint product, i choose from 3 brands that is Body Shop, Etude and Tony Molly. I choose lip tint because every day before doing something i use lip tint so i want to review about lip tint that every dat i use. This 3 brands is very different price. So the price of Body Shop lip tint is 156.000 rupiah for the score i give 9/10 , Etude price is  50.000 rupiah for the score i give 8/10  and Tony Molly price is 30.000 rupiah for the score i give 5/10. From these prices the quality is very different. If you look in terms of usage for varios types of skin. For sensitive skin i prefer Body Shop brand because the material is very safe. For Etude and Tony Molly, actually it’s good, but for me the best and the good one is Body Shop.

For the packaging this 3 lip tint in the different brand is very good size so this three lip tint is very good if you all guys want go travelling and if you all guys want to put in a small bag you all can, because the size is very good, For the this 3 lip tint is very save if you want to put in your bag, the packaging of 3 lip tint for me i give 8/10 . And then, from the texture the Body Shop is very soft and nice 8/10, for Etude is very natural and very watered 5/10, and the last one is the Tony Molly is like Body Shop is very soft and nice 8/10. If you all guys want to buy lip tint but you have smell first, this three lip tint is very good smell i think like strawberry. If you look from the long lasting the lip tint, the longer lasting is Tony Molly and then Body Shop and the last one is Etude.

The Tony Molly suitable for you guys want to go to party 8/10. The Body Shop is suitable for you go to party but little bit casual 8/10,  last is Etude is suitable for natural look like go to school or just playing in the shopping mall 6/10.

This Score is for everything

For Body Shop : 9                                             For Tony Molly: 8                                             For Etude: 5

So that is my opinion of three lip tint in the different brand i hope you guys can buy and try it, and i hope you guys like my opinion 

And this is my video… I hope you guys get inspired by me about lip tint

And this is my link video: https://youtu.be/Qsn4KQ5JAnk

THANK YOU GUYS FOR READ THIS!!!!!

Iklan

Human Connection ‘Medina Zaharah Onn’

After i watched the video i felt moved and sad. I fell sad because she wants to go to school, she only feels kindergarten or childhood, then she continues to homeschooling. I finally fell moved because she really wants to help people with special needs. She helps happily and completely. She still have the same objective to teach the students and make the good people. She still feels like people, she still has a sense to help people, she still has a sense of finding useful activities even though she doesn’t continue school. In my opinion Medina is a very caring person who is very tight-minded and she does not want to distinguish between people, she really inspired me, because she could herself even though she was not in school, but she wanted to help people with her condition, she still wanted to help people. For me i will stay in school until at least high school, i want to help people what i aspire to like people can’t cook, i help and i video and spread to many people if it helps, it is not difficult and even means to build awarness of many people.

Thankyou

I hope this inspire you

Resensi Novel ‘ Pukat ‘

BUKU PUKAT.png

  • Judul buku: Pukat ( serial anak-anak mamak )
  • Pengarang: Tere-Liye
  • Penerbit: Republika
  • Tahun terbit: 2010
  • Harga buku: Rp.50.000

Pukat adalah anak laki-laki tertua dan di juluki sebagai Si anak pandai karena ia seorang yang keratif serta cerdas. Ia seorang anak yang berumur 9 tahun. Petualangan Pukat pun dimulai ketika ia, Burlian dan Ayah mereka menumpang kereta untuk menemui Ko Achan di kota. Walaupun Pukat adalah anak yang baik, hal ini tidak berarti bahwa Pukat selalu menuruti apa yang dikatakan orangtuanya, Pukat pernah membantah perintah Ibunya  untuk menghabiskan sarapan sebelum pergi sekolah. Pukat yang merasa bosan dan tidak mensyukuri  menu sarapan yang setiap hari hanya nasi dengan kecap asin sengaja tidak menghabiskan sarapannya walaupun ibunya telah memperingatkan dirinya. Empat belas tahun kemudian  Pukat berhasil melanjutkan pendidikannya di Amsterdam dan ia berjanji akan kembali ke kampung jika ia telah menyelesaikan pendidikannya.

Menurut aku buku ini lumayan menyenangkan, mengajarkanku untuk memperbaiki sikapku seperti pukat, aku harus lebih menghargai orangtua. Jangan melupakan barang yang akibatnya mengganggu orang lain. Pesan dan alur cerita novel ini sangat mudah i pahami. Novel ini pun mengajariku untuk selalu jujur.

Menurutku kelemahan nuku ini adalah ada beberapa kata yang kadang susah di mengerti, dan ada bahasa lain yang tidak tertera penjelasanya.

Laporan ‘Perjalanan Kecil’

Tanggal 28 Agustus 2018 aku dan teman-teman sekolahku dari sekolah Semi Palar pergi mengelilingi daerah Asia Afrika dan mengelilingi daerah Kiaracondong Bandung. pertama-tama nama saya Aliyah mewakili teman-temanku.

Jadi tanggal 28 Agustus 2018, yang menurutku paling menarik adalah saat aku dan teman-temanku di daerah pabrik keramik. Aku datang ke pabrik keramik pukul 14:00 aku disana melakukan wawancara dan meneliti, aku sangat suka karena hanya aku dan kelompokku yang pergi ke pabrik keramik. Di sana aku melihat berbagai keramik dan cara membuatnya. di sana  aku melihat keramik yang mirip dengan vas keramik yang ada di rumah nenekku. Saat aku bertanya pada orang yang menjelaskan semuanya, jika ia adalah orang yang punya pada keturunan ke 3. Ia menjelaskan bahwa barang yang ia buat dijual mulai dari harga Rp. 5.000 sampai dengan Rp. 1.000.000.

Disana aku sebenernya tidak suka dari tempatnya karena rada debu dan sedikit sempit. Di sana aku melihat banyak sekali keramik keramik yang unik di sana terdapat beberapa macam dalam pembutannya, yang membuatku menarik adalah cara dengan memlukis sendiri atau Homemade. Di sana aku melihat barang asli atau bahan pembuatan keramik tersebut dan aku melihat cat dan bahan lainnya.

Sekian, hanya itu yang menurutku menarik semoga bisa bermanfaat dan menarik bagi kalian.

Trims.

industri-rumahan-guci-keramik-oy0jbh-prv

Sentra Keramik Kiara Condong
Building materials store in Bandung, Indonesia

AddressJL. Kebon Jayanti, No. 125/134 B rt 05/02, Kebun Jayanti, Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat 40291

 

Resensi Cerpen ‘Di Balik Sebuah Tawa’

Judul: Di Balik Sebuah Tawa

Pengarang: Dwi Rezki Fauziah, Media Indonesia

Jadi, ada seorang bapak yang berkerja sangat minim yaitu sebagai seorang pemulung. Setiap ia berkerja ia selalu menemukan barang yang ia anggap masih layak pakai. Ia hidup secara pas-pas-an atau ia kurang mampu. Ia selalu mampir dan berkerja memungut sampah di sebuah asrama. Ia mempunyai 3 anak dan isteri, ia mempunyai 2 anak perempuan dan 1 anak laki laki. Bapak sudah menekuni pekerjaan ini sudah 5 tahun. Anak anaknya bapak ini dan istri nya selalu mengerti keadaan keluarga mereka. Saat bapak pulang anak anaknya selalu di bawa mainan atau pun alat tulis atau pun baju dan ada pun kotak bekal yang masih layak pakai untuk anak anaknya. Satu hari bapak menemukan kakulator dan kebetulan anak yang besarnya yaitu Lilis sedang membutuhkan. Suatu hari bpak pergi ke asrama untuk membersihkan dan mengambil sampah, kebetulan ada satu kelas yang sedang bersih bersih untuk pindah kelas, dan ada barang yang tidak di pakai maka bapak bertanya pada adik tentang barang ini akhirnya adik tersebut menyuruh bapak untuk bawa barang tersebut pulang. Dan bapak melewati rute pulang ke rumahnya untuk membongkar barang tersebut. Di rumah ia membongkarnya dan membagikan ke anak anaknya. Suatu hari anaknya Lilis menggunakan baju dari yang bapak temukan dan baju itu kembaran dengan bapak. Bapak menggunakan ke Asrama itu dan di sana bapak di tertawakan. Dan Lilis pun menggunakannya saat kerja kelopok, dan baju itu dulunya punya kakak kelas Lilis. Dan ia di tertawakan dan di ejek maka ia pulang sambil menangis, Lilis menagis sambil mengedor pintu dan menguci sambil telanjang. Akhirnya bapak mengetahui tentang bapak danlilis di tertawakan. Dan walaupu bapak hatinya tercabik cabik.

Kelebihan: Menerima apa adanya kondisi Keluarga tersebut.

Kekurangan: Sangat melebih lebihkan kondisi keluarga tersebut.

pendapatku tentang cerita ini adalah, Cerita yang membuat aku tersadar kalau aku menghabis kan uang walaupun mampu tapi padahal dapat bersedekah dan memberi pada orang yang tidak mampu. Dan mulai sekarangaku tersadar harus sadar diri pada keuangan dan keadaan sekitar.

 

 

Kopi Gambung

aliyah 1

Halo pencinta kopi. Apakah kalian sudah mencoba kopi Gambung, jika kalian tinggal di Bandung dan mau mampir ke Bandung untuk mencicipi kopi Gambung kalian bisa mencoba di

  1. Titik kopi = Jl.Cigadung Raya Tengah No. 40, Cigadung, Cibeunying Kaler, Kota Bandung.
  2. Coffee Freek= Jl.Lengkong Besar No. 21, Paledang, Lengkong, Cikawao, Lengkong, Bandung.

Selanjutnya kalian dapat melihat di gambar diatas.

SELAMAT MENCOBA

TRIMAKASIH…….

Resensi Buku Miss Maching

 

Miss Matching

(Dewi Dedew Rieka)

Penulis: Dewi Dedew Rieka

Jumlah halaman: 194

Kategori: Cerpen

Sifat: Fiksi

Yang aku rasakan buku ini bercerita tentang kumpulan kehidupan pemeran-pemeran perempuan. Di setiap bab tokoh utamanya berbeda. Di buku ini lebih banyak tentang cinta,persahabatan,horor dan kehidupan para remaja perempuan. Buku ini adalah kumpulan cerpen-cerpen tentang remaja perempuan atau bisa di bilang diary perempuan. Dari cerita ynag pertama yang aku tangkap adalah cerita pemeran utama yaitu Keisya dan Ajeng yang bermain Truth or Dare yang bercerita tentang kehidupan mereka (mulai dari percintaan, pertemanan dan lainnya).Dibelakang buku mungkin aku mendapatkan cerita sebagian dari seluruhya.